Tampilkan postingan dengan label Pengertian Hipnoterapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengertian Hipnoterapi. Tampilkan semua postingan

Tahapan - Tahapan Dalam Proses Hipnoterapi


Tahapan - Tahapan Dalam Proses Hipnoterapi

Seseorang hanya bisa dihipnotis apabila orang tersebut cukup cerdas dalam mengikuti instruksi. Hipnosis tidak bisa diterapkan kepada orang gila, idiot, orang tuli, atau anak kecil yang belum bisa berkomunikasi dengan lancar. Semakin cerdas seseorang semakin mudah memasuki kondisi hipnosis. dan apabila klien mudah memasuki kondisi hipnosis maka proses hipnoterapipun makin cepat dan efektif

Pada saat proses hipnoterapi berlangsung, klien hanya diam. Duduk atau berbaring, yang sibuk justru terapisnya, yang bertindak sebagai fasilitator. Akan tetapi, pada proses selanjutnya, klien lah yang menghipnosis dirinya sendiri (Otohipnotis), berikut ini adalah Tahapan - Tahapan Dalam Proses Hipnoterapi :

1. Pre - Induction (Interview)

Pada tahap awal ini hipnoterapis dan klien untuk pertama kalinya bertemu. Setelah klien mengisi formulir mengenai data dirinya, hipnoterapis membuka percakapan untuk membangun kepercayaan klien, menghilangkan rasa takut terhadap hipnotis / hipnoterapi dan menjelaskan mengenai hipnoterapi dan menjawab semua pertanyaan klien. Sebelumnya hipnoterapis harus dapat mengenali aspek - aspek psikologis dari klien, antara lain hal yang diminati dan tidak diminati, apa yang diketahui klien terhadap hipnotis, dan seterusnya. Pre - Induction merupakan tahapan yang sangat penting. Seringkali kegagalan proses hipnoterapi diawali dari proses Pre - Induction yang tidak tepat.

2. Suggestibility Test

Maksud dari uji sugestibilitas adalah untuk menentukan apakah klien masuk ke dalam orang yang mudah menerima sugesti atau tidak. Selain itu, uji sugestibilitas juga berfungsi sebagai pemanasan dan juga untuk menghilangkan rasa takut terhadap proses hipnoterapi. Uji sugestibilitas juga membantu hipnoterapis untuk menentukan teknik induksi yang terbaik bagi sang klien.

3. Induction

Induksi adalah cara yang digunakan oleh seorang hipnoterapis untuk membawa pikiran klien berpindah dari pikiran sadar (conscious) ke pikiran bawah sadar (sub conscious), dengan menembus apa yang dikenal dengan Critical Area.

Saat tubuh rileks, pikiran juga menjadi rileks. maka frekuensi gelombang otak dari klien akan turun dari Beta, Alfa, kemudian Theta. Semakin turun gelombang otak, klien akan semakin rileks, sehingga berada dalam kondisi trance. Inilah yang dinamakan dengan kondisi ter -hipnotis. Hipnoterapis akan mengetahui kedalaman trance klien dengan melakukan Depth Level Test (tingkat kedalaman trance klien).

4. Deepening (Pendalaman Trance)

Jika dianggap perlu, hipnoterapis akan membawa klien ke trance yang lebih dalam. Proses ini dinamakan deepening.

5. Suggestions / Sugesti

Pada saat klien masih berada dalam trance, hipnoterapis juga akan memberi Post Hypnotic Suggestion, sugesti yang diberikan kepada klien pada saat proses hipnotis masih berlangsung dan diharapkan terekam terus oleh pikiran bawah sadar klien meskipun klien telah keluar dari proses hipnotis. Post Hypnotic Suggestion adalah salah satu unsur terpenting dalam proses hipnoterapi.

6. Termination

Akhirnya dengan teknik yang tepat, hipnoterapis secara perlahan – lahan akan membangunkan klien dari “tidur” hipnotisnya dan membawanya ke keadaan yang sepenuhnya sadar.

Pengertian Hipnoterapi


Pengertian Hipnoterapi

Pikiran manusia sangat unik dan kompleks, sehingga dalam perkembangannya hipnoterapi banyak mengadopsi berbagai prinsip psikoterapi yang berasal dari ilmu psikologi. Hanya dalam hipnoterapi penerapannya dalam kondisi tenang yang sangat dalam (trance), sehingga akan jauh lebih efektif dibandingkan psikoterapi itu sendiri.

Hipnoterapi adalah salah satu cabang ilmu psikologi yang mempelajari manfaat sugesti untuk mengatasi masalah pikiran, perasaan dan perilaku. Hipnoterapi dapat juga dikatakan sebagai suatu teknik terapi pikiran menggunakan hipnotis.sedangkan Hipnotis sendiri dengan mudah bisa diartikan sebagai ilmu untuk mempengaruhi pikiran atau memberi sugesti / perintah kepada pikiran bawah sadar. Orang yang ahli dalam menggunakan hipnotis untuk terapi disebut “hypnotherapist”.

Hipnoterapi berkerja sebagai alat untuk menghapus program-program negatif atau virus dalam pikiran Anda sekaligus memasang program-program positif yang akan membuat Anda lebih baik dari sebelumnya. Dengan hipnoterapi, Anda bisa menghilangkan segala hal buruk yang ingin Anda hilangkan dari pikiran, perasaan dan perilaku Anda. Dengan hipnoterapi, Anda juga bisa menanamkan pikiran, perasaan dan perilaku baru yang baik untuk kemajuan hidup Anda.

Prinsip dasar hipnoterapi adalah menggunakan kata-kata (verbal therapy), yaitu memasukkan serangkaian sugesti ke pikiran bawah sadar klien yang sedang dalam kondisi yang sangat-sangat tenang (trance), yang dimaksudkan untuk menghasilkan efek penyembuhan.

Meskipun hipnoterapi identik dengan terapi, akan tetapi hipnoterapi dapat juga dimanfatkan di bidang yang lain, misalnya bidang pengembangan diri dan motivasi. Dalam terapi, karena area yang ditangani adalah Pikiran Bawah Sadar, maka hipnoterapi ditujukan untuk menangani kasus-kasus yang terkait dengan mental dan emosi, termasuk penyakit fisik yang dipicu oleh mental-emosional yang dikenal dengan sebutan penyakit-penyakit psikosomatis.

Banyak orang mengatakan bahwa hipnoterapi adalah cara cepat untuk mengatasi masalah pikiran, perasaan dan perilaku. Namun jangan bayangkan hipnoterapi bisa mengubah Anda dalam waktu sedetik seperti pesulap mengubah merpati menjadi kelinci dalam sekejap mata. Hipnoterapi merupakan metode yang tercepat apabila dibandingkan dengan metode psikoterapi konvensional. Misalnya dalam psikoterapi konvensional membutuhkan paling tidak 12 kali pertemuan untuk menyembuhkan fobia dan trauma, sedangkan dengan hipnoterapi biasanya hipnoterapis hanya membutuhkan 1 sampai 2 kali pertemuan saja untuk mengatasi fobia dan trauma sampai tuntas.

Klik Disini Untuk Membaca Artikel Tentang Tahapan - Tahapan Dalam Proses Hipnoterapi .